“Indonesia, secara kodrat sejarahnya adalah sebagai Bangsa Dagang”

Ditulis : Roro Widya, Rahadian Bisma

“Indonesia,secara kodrat sejarahnya adalah sebagai bangsa dagang”tegas Bapak Kevin Evans, Direktur AIC Indonesia selaku pembicara pertama sesi 1 yang dibentuk secara Panel.  Dalam sesi pemaparan yang disampaikan oleh Kevin Evans ini beliau menyampaikan mengenai tema Global Trade Bersama dengan Ibu Ayu Siti Maryam, selaku Kepala Indonesia Trade Promotion Centre, Sydney.

 

Melengkapi pembicara sebelumnya, Ibu Ayu Siti Maryam memberikan materi bagaimana pelaku UMKM dapat mencapat perdagangan international hingga tips dan trik yang digunakan agar bisa tembus ke Pasar yang lebih luas.

 

“Sebelum melakukan perdagangan Global, Pelaku UMKM setidaknya harus melakukan 5 hal kunci ini. 1) kenali dulu produknya, 2) ketahui target pemasaran pada negara yang dituju, 3) Pilih rekan dagang yang tepat, 4) pahami peraturan yang berlaku dan terakhir, jangan lupa untuk perhatikan labelling dan kemasan produk”, secuil materi Ibu Ayu Siti Maryam dalam penjelasannya.

 

Berbeda dengan sesi pertama disampaikan dalam bentuk panel, sesi kedua ini disampaikan dalam bentuk seminar. Dalam sesi 2 ini disampaikan oleh Bapak Luqman Nul Hakim selaku Kepala Subdirektorat Penanggulangan dan Pemulihan Insiden di Sektor Ekonomi Digital, BSSN.

 

Dalam kesempatan ini, Bapak Luqman menyampaikan materi dengan tema Digital Business Resilience. “Penggerak UMKM itu setidaknya ada dua, yakni Akses terhadap teknologi dan Regulasi yang mengatur lingkungan bisnis yang memadai. Dengan begitu, UMKM akan secara optimal memberikan kontribusinya sebagai penopang perekonomian di Indonesia” paparan Bapak Luqman didalam sesi II ini. 

 

Diakhir sesi, Bapak Manahan selaku moderator memberikan ringkasan singkat sekaligus mengajak para peserta untuk turut dalam sesi games berhadiah.